comment 0

Menjalankan perintah otomatis dengan crontab

Ketika melakukan konfigurasi pada suatu sistem operasi, terkadang kita perlu melakukan suatu pekerjaan (job) yang mengharuskan mesin tersebut dapat menjalankan suatu pekerjaan secara otomatis dan berkala. Di dalam sistem operasi linux, terdapat script yang dapat menangani hal tersebut yaitu menggunakan perintah cron atau crontab. Agar lebih paham mengenai perintah cron atau crontab simak dokumentasi dibawah :

Sebelum memulai tutorial, ada baiknya anda semua menentukan user yang ingin melakukan cron, apakah itu user “x”(user biasa) atau “root”(superuser). Jika itu merupakan jobs yang harus dilakukan oleh “root” maka harusnya masuk dulu ke mode super user dengan mengetikkan perintah sudo su

  • Pastikan di komputer anda sudah terinstall cron atau crontab. Untuk mengeceknya silahkan ketikkan crontab -e
  • Secara default, untuk distribusi debian dan turunannya sudah terinstall crontab. Tetapi ada beberapa distribusi di linux yang tidak menyertakan crontab secara default. Untuk menginstallnya silahkan browsing di google, hehehe. Gampang kok
  • Setelah dipastikan crontab sudah terinstall, maka lakukan pengeditan pada bagian paling akhir dari script (perhatikan contoh)

 

11_adding_command_delete_older_than_30_days_daily

  • untuk melakukan pengeditan, perhatikan penjelasan berikut

crontab-syntax

  •  contoh crontab untuk melihat proses yang berjalan setiap 10 menit

*/10 * * * * ps

  • crontab untuk menjalankan suatu script upload setiap jam 21.00 (misal file upload.sh berada di /home/scripts)

00 21 * * * /home/scripts/uploader.sh

 

selamat mencoba :). Salam OpenSource

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *