comment 0

How to get Cisco CCNA (True Story)

Halo, semuanya. Sudah lama rasanya tidak menyentuh blog ini (sekitar 2 bulan), maklum banyak proyek yang harus diselesasikan dan banyak tugas dari kampus yang gila. Baru pada hari ini punya kesempatan untuk menulis kembali blog ini, karena sedang freetime di Bandung (siapa yang nanya, hehehehe). 

Kali ini saya ingin share pengalaman saya ketika mendapatkan sertifikasi CISCO CCNA (Cisco Certified Network Associate) pada bulan Oktober lalu. Step-step berikut bisa jadi acuan bagi anda yang ingin mengambil sertifikasi CCNA dan bisa lulus dalam ujian pastinya.

Indonesia CCNA Yoga Bayu Aji Pranawa

Langsung saja berikut pengalaman saya selama belajar CCNA (bisa dicoba dan diterapkan) :

  1. Saya belajar jaringan TIDAK INSTAN, saya mulai mengenal jaringan semenjak saya di SMA (basic knowledge about computer networking), belajar konsep bagaimana jaringan terbentuk, bagaimana suatu komputer berkomunikasi, dll. Sesulit apapun itu, perlu diketahui bahwa mengetahui konsep dasar itu penting!
  2. Setelah paham mengenai konsep dasar barulah saya belajar mengenai jaringan komputer yang lebih spesifik, dari linux networking and configuration, windows networking and configuration, subnetting, dsb. Pada tahap ini saya mulai mencari seorang mentor yang bisa mengarahkan proses belajar saya (karena ruang lingkup jaringan itu LUAS banget), dan alhamdulillah saya berkenalan dan mendapat mentor jaringan pertama saya di Yogyakarta (selain teman-teman saya tentunya). Disana saya belajar mengenai routing, switching, subnetting, proxy, DNS, NAT, dsb (Tetapi masih dalam bentuk general).
  3. Mulai menginjak kuliah saya belajar mengenai jaringan lebih dalam lagi dan lebih spesifik. Pada sesi kuliah saya diajarkan mengenai layer pada jaringan khususnya lower layer. Tentang bagaimana data bisa dikirimkan, bagaimana protokol bisa mengatur jaringan, dan apa saja problem dalam pertukaran data.
  4. Ketiga proses tadi masih berada dalam tahap KONSEP, sekali lagi saya tegaskan bahwa KONSEP ITU PENTING. Kemudian saya tidak puas hanya dengan mendapat ilmu yang seperti itu saja, saya mulai belajar di luar kampus, saya mengikuti beberapa training di beberapa penyedia training, mulai dari XP Solution di Surabaya sampai ID-Networkers. Disini saya mulai belajar mengenai jaringan berbasis vendor tertentu, khususnya MIKROTIK dan CISCO. Pada sesi training ini anda mulai membayar untuk mengikuti trainingnya. Berdasarkan pengalaman saya, saya menghabiskan sekitar Rp. 1.500.000 – Rp. 2.500.000 untuk sekali training.
  5. Pada sesi training sebaiknya anda serius yang menrasa antusias mengikutinya, kejar terus dengan pertanyaan jika anda belum mengerti, traininer yang baik dan bagus pasti bisa memberikan penjelasan yang dapat dimengerti.
  6. Setelah menyelesaikan sesi training anda pasti diberikan tugas berupa lab, kerjakan semaksimal mungkin. Jangan hanya sekedar “yang penting selesai”. Kerjakan dengan cara berbeda dengan lainnya, kalau mentok tidak bisa, keesokan harinya bisa ditanyakan. Tidak perlu takut untuk bertanya, calon CCNA kok penakut? hahahaha
  7. Setelah semua proses training selesai, sebaiknya jangan terlalu lama untuk mengambil exam. Saya sarankan maksimal 2 bulan setelah anda selesai training. Kalau lebih dari itu biasanya sudah lupa dengan materi yang diberikan. Saya dulu mengambil exam H+20 hari seteah saya selesai training.
  8. Jangan lupa kerjakan semua soal tertulis pada soal yang diberikan. Pengalaman saya dulu mengerjakan soal tertulis sekitar 300-an soal dengan tipe yang berbeda. Ulangi terus menerus sampai anda benar-benar paham dan benar semua.
  9. Setelah semua selesai saatnya berdoa dan berharap yang terbaik.
  10. Selamat menempuh ujian CCNA

Berikut saya jelaskan juga mengenai anggaran dana dan waktu yang saya alokasikan untuk menempuh semua proses itu.

DANA

Training : Rp. 2.500.000

Exam : $295 x Rp. 14.000 (dulu waktu dollar naik 🙁 ) = Rp. 4.130.000

Total : Rp. 6.630.000

Banyak ? Relatif. Tapi percayalah semuanya bakalan kembali, itung-itung investasi dan gunakan sebaik mungkin.

WAKTU

Total overall waktu yang saya butuhkan untuk memahami konsep jaringan sampai dengan CCNA adalah + 3,5 tahun. Tapi itu mulai dasar konsep sampai CCNA dan disambi sekolah dan nongkrong-nongkrong juga hehehe. Kalau hanya CCNA perkiraan saya adalah 3 bulan, paling lama 1 tahun deh kalau nyantai sambil kerja/sekolah/kuliah.

Akhir kata, selamat menempuh hidup baru, eh menempuh langkah baru maksud saya. Semoga sukses ujian CCNA nya. Jika ada problem silahkan bisa contact saya di http://www.pranawa.com 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *